Kerajaan Bali (Bedahulu), berpusat di Gianyar, jauh lebih tua ketimbang Majapahit. Kerajaan ini sudah eksis sejak abad 8, ratusan tahun sebelum Majapahit lahir. Artikel ini menyampaikan ringkas urutannya menuju Majapahit.
Nusantara
Telusuri sejarah lengkap Nusantara: dari asal-usul nenek moyang, kejayaan Majapahit dan Sriwijaya, hingga penyebaran agama dan budaya di kepulauan Indonesia. Temukan fakta menarik, peninggalan purbakala, dan tokoh-tokoh ikonik yang memengaruhi perjalanan sejarah bangsa dalam satu kategori komprehensif
-
-
Ken Arok dan Ken Dedes Tokoh fiktif atau Nyata
Pendiri Majapahit, Raden Wijaya, adalah keturunan Ken Arok (pendiri Tumapel/Singasari). Ayah Raden Wijaya (Lembu Tal) adalah cicit dari pasangan Ken Arok dan Ken Dedes. Tapi siapa sejatinya Ken Arok? Tidak ada bukti-bukti eksistensi Ken Arok selain kisah tutur tinular bersumber kitab Pararaton.
-
Konggres Nasional di Gang Sempit
PKI dan Masyumi masing-masing memenangkan 40% suara dari 5000 pemilih di Kotagedhe dalam pemilu 1955. Selebihnya dibagi diantara PNI dan partai-partai kecil lainnya. Setelah Masyumi dibubarkan pemerintah pada 1956, PKi mendominasi Kotagedhe. PR ( pemuda Rakyat ) berlatih militer di lapangan Winong dengan peluru tajam. Lekra bergiat, sehingga Muhammadiyah mengimbanginya…
-
Roda Dunia Diputar Dendam Sejarah, Anak Cucu Dibebani Dosa Leluhur
Ada sejarahnya kenapa perangai rasis muncul di berbagai belahan dunia. Peristiwa berlatar belakang dendam sejarah, anak cucu dibebani warisan “dosa” leluhurnya, bertebaran dalam catatan sejarah dunia. Roda dunia diputar oleh dendam sejarah.
-
Bagaimana Guru SD Muhammadiyah Itu Terpilih Menjadi Panglima Besar
Soedirman dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta. Begitu pula Oerip Soemohardjo. Keduanya ditetapkan sebagai pahlawan nasional berdasarkan surat keputusan yang sama. Sultan Hamengkubuwono IX mengatakan, dikutip Salim Said, bahwa TB Simatupang dan AH Nasution (berasal dari KNIL) memandang Soedirman (berasal dari PETA) “buruk teknik militernya”. Pemilihan calon pimpinan TKR…
-
Johannes Cornelis Princen: Dari Buron Belanda Menjadi Pembela HAM RI
Petualangan Johannes Cornelis Princen (JC Princen), alias Poncke Princen, bermula ketika Nazi Jerman menduduki dan memporakporandakan kampung halamannya di Belanda 1943.
-
Nenek Tua Renta Bertandu Itu Panglima Perang
Jendral Sudirman bukan satu-satunya panglima perang yang memimpin pasukannya dari atas tandu. Jauh sebelum itu sudah ada panglima perang yang memimpin pasukannya dari atas tandu.
-
dr. Wahidin Soedirohoesodo: Pensiun Bukan Akhir Perjuangan, Tapi Awal
Penghabisan tahun 1907 itu datanglah tuan dokter Wahidin Soedirohoesodo ke Jakarta untuk mengaso dari perjalanannya kemana-mana guna mendirikan studiefond agar anak-anak Indonesia yang cerdas bisa meneruskan pelajarannya, kata dr. Soetomo.
-
RA Srimulat: Pejuang emansipasi melalui dunia seni
Kho Tjien Tiong kelahiran Klaten, Hindia Belanda, 8 Agustus 1926 dari pasangan Go Djon Nio dan Kho Bok Kwie ini pada 1942 mendirikan grup keroncong Asli di Kampung Perawit bersama teman-temannya yaitu Lie Tjong Yan, Liem Swie Hok, Liew Houw Wan, The Kit Liong, Kho Djien Tik dan Yo Thio…
-
Lagu terakhirnya berjudul Matahari Terbit itu menjadikan Wage seorang martir
Wage pagi itu, 17 Agustus 1938, dipulangkan oleh polisi kolonial Hindia Belanda dari penjara Kalisosok ke rumah kakaknya di Tambaksari, Surabaya. Kondisinya sudah kritis, tidak bergerak, tinggal nafas yang tersisa menjadi tanda masih hidup; namun malam harinya meninggal dunia.