Pulau Jawa, yang kini dikenal sebagai pusat peradaban dan kepadatan penduduk Indonesia, ternyata menyimpan kisah epik tentang jejak-jejak peradaban yang berusia jutaan tahun. Jauh sebelum kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha berdiri, dan bahkan sebelum manusia modern menginjakkan kaki, daratan ini telah menjadi panggung bagi evolusi biologis dan migrasi besar. Kisah para leluhur penghuni…
Sorotan
-
-
Menguak Trauma Abad ke-14: Bagaimana Fiksi Perang Bubat Mengolah Sejarah Kelam Majapahit – Sunda
Peristiwa Perang Bubat tahun 1357 Masehi, yang mempertemukan rombongan Kerajaan Sunda dan pasukan Majapahit di alun-alun Bubat, Trowulan, adalah salah satu episode paling tragis dan kontroversial dalam historiografi Nusantara. Tragedi yang bermula dari rencana pernikahan politis antara Raja Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka Citraresmi, Putri Prabu Linggabuana dari Sunda, ini…
-
Mencari Firaun di Balik Perbudakan Bani Israel
Sebuah misteri sejarah telah memicu perdebatan sengit berabad-abad. Siapakah gerangan Firaun yang berkuasa di Mesir ketika Musa memimpin Bani Israel keluar dari perbudakan? Kisah epik Keluaran, yang tertulis dalam kitab suci, adalah salah satu narasi paling fundamental dalam sejarah agama, namun identitas penguasa penentang Musa ini tetap menjadi teka-teki. Apakah…
-
Demokrasi Feodalistik: Ketika Balungan Kere Munggah Bale
Demokrasi itu diciptakan dalam semangat egaliter: kesetaraan. Semboyan revolusi Prancis: Liberte, Egalite, Fraternite; artinya: Merdeka, Setara, Bersaudara. Liberte adalah kebebasan individu untuk berpikir, berbicara, bertindak, dan menjalani hidup tanpa penindasan dari negara, kelompok, atau otoritas manapun. Ini termasuk kebebasan beragama, berpendapat, berkumpul, dan kebebasan dari tirani. Pada masa monarki absolut…
-
Eropa dan Senjakala Jawa: Perang Pengubah Sejarah Nusantara
Guncangan dari Eropa Di akhir abad ke-18, gelombang besar perubahan dari Eropa menghantam pulau Jawa. Perang Revolusi Prancis dan Perang Napoleon bukan hanya mengguncang benua biru, tetapi juga menjalar ke wilayah jajahan mereka di Asia, termasuk Hindia Belanda. Tradisi dan tatanan lama Jawa mulai goyah, digantikan oleh pengaruh kolonial yang…
-
Runtuhnya Monarki Abad 20: Ketika Tanah Jadi Medan Perang Ideologi
Dalam sejarah revolusi dunia, komunisme nyaris selalu datang beriringan dengan keruntuhan sistem monarki. Salah satu senjata utama gerakan kiri ini adalah revolusi agraria (landreform) radikal. Tanah-tanah milik para raja, bangsawan, dan tuan tanah dirampas, lalu dibagi-bagikan kepada rakyat, tentu saja di bawah kendali negara otoriter. Komunisme tidak hanya memusuhi kapitalisme,…
-
Rekonsiliasi Etnis Jawa – Sunda Akhiri Perang Dingin Akibat Fiksi Perang Bubat
Rekonsiliasi konflik etnis Jawa – Sunda untuk menghapus perang dingin beraroma dendam sejarah telah dilakukan pada 6 Maret 2018 antara Gubernur DIY Sultan HB X dan Gubernur Jatim Soekarwo mewakili etnis Jawa di satu pihak, dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mewakili etnis Sunda di pihak lain. Dendam sejarah muncul akibat…
-
Konggres Nasional di Gang Sempit
PKI dan Masyumi masing-masing memenangkan 40% suara dari 5000 pemilih di Kotagedhe dalam pemilu 1955. Selebihnya dibagi diantara PNI dan partai-partai kecil lainnya. Setelah Masyumi dibubarkan pemerintah pada 1956, PKi mendominasi Kotagedhe. PR ( pemuda Rakyat ) berlatih militer di lapangan Winong dengan peluru tajam. Lekra bergiat, sehingga Muhammadiyah mengimbanginya…
-
Nenek Tua Renta Bertandu Itu Panglima Perang
Jendral Sudirman bukan satu-satunya panglima perang yang memimpin pasukannya dari atas tandu. Jauh sebelum itu sudah ada panglima perang yang memimpin pasukannya dari atas tandu.
-
Garuda Lambang NKRI Burung Jenis Apa, Dari Mana Asalnya
Terlepas dari perdebatan itu, Garuda yang dijadikan lambang NKRI berasal dari falsafah mitologi Hindu yaitu burung sakti berbulu keemasan tunggangan Dewa Wisnu