Peristiwa Perang Bubat tahun 1357 Masehi, yang mempertemukan rombongan Kerajaan Sunda dan pasukan Majapahit di alun-alun Bubat, Trowulan, adalah salah satu episode paling tragis dan kontroversial dalam historiografi Nusantara. Tragedi yang bermula dari rencana pernikahan politis antara Raja Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka Citraresmi, Putri Prabu Linggabuana dari Sunda, ini…
Nusantara
Telusuri sejarah lengkap Nusantara: dari asal-usul nenek moyang, kejayaan Majapahit dan Sriwijaya, hingga penyebaran agama dan budaya di kepulauan Indonesia. Temukan fakta menarik, peninggalan purbakala, dan tokoh-tokoh ikonik yang memengaruhi perjalanan sejarah bangsa dalam satu kategori komprehensif
-
-
Menguak Misteri Ki Ageng Giring: Sesepuh Spiritual di Balik Takhta Mataram Islam
Di tengah gemuruh sejarah berdirinya Kerajaan Mataram Islam, nama Ki Ageng Giring mungkin tidak setenar Panembahan Senapati atau Sultan Agung. Namun, peran beliau jauh lebih fundamental, mengikat dinasti para raja Mataram dengan takdir spiritual yang berawal dari sebuah perjanjian legendaris. Artikel ini akan mengupas tuntas siapa Ki Ageng Giring, hubungannya…
-
Curhat Sukarno kepada Hamengku Buwono IX soal Supersemar dan Pengalihan Kekuasaan
Sejarah bangsa Indonesia dipenuhi dengan momen-momen krusial yang membentuk jalannya negara, salah satunya adalah peristiwa Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang menjadi tonggak utama peralihan kekuasaan dari Presiden Sukarno ke Jenderal Soeharto. Sebuah laporan dari Tempo.co mengupas lebih dalam sisi emosional dari peristiwa ini, menampilkan curahan hati Sukarno kepada Sri…
-
Wajib Tahu: Polemik Penampilan Diponegoro dan Identitas Mangkubumi Pendampingnya
Perdebatan soal bagaimana penampilan Pangeran Diponegoro (Bendoro Raden Mas Ontowiryo) kerap muncul dalam diskusi sejarah populer. Sebagian menggambarkannya mengenakan sorban dan jubah panjang ala kaum Wahabi Padri, sementara yang lain menampilkannya dalam balutan beskap busana ningrat Jawa. Figur Diponegoro yang menggunakan busana Jawa beskap itu muncul dalam buku Peter Carey…
-
Srimben: Perempuan Tangguh di Balik Sang Proklamator
Ida Ayu Nyoman Rai, atau akrab disapa Srimben, lahir di Banjar Bale Agung, Bali, sekitar tahun 1881. Sejak kecil, nama “Srimben” yang diberikan orang tuanya seolah menjadi doa: limpahan rezeki dan kebahagiaan dari Bhatari Sri. Takdirnya membawanya bertemu dengan Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru asal Jawa. Meskipun orang tuanya tak…
-
Pahlawan Nasional Tanpa Pusara: Kisah Lenyapnya Supriyadi
Hilang bak ditelan bumi setelah memimpin pemberontakan yang mengguncang kekuasaan Jepang. Siapa sebenarnya Supriyadi, dan mengapa jejaknya begitu misterius, bahkan dibandingkan dengan rekan seperjuangannya, Panglima Besar Sudirman? Pada tanggal 14 Februari 1945, meletuslah pemberontakan yang dipimpin oleh shodancho Supriyadi di Blitar, Jawa Timur. Pasukan Pembela Tanah Air (PETA), cikal bakal…
-
Jokowi dan PSI: Dukungan Total Tanpa Seragam Partai
Dalam panggung politik Indonesia pascareformasi, tak banyak peristiwa yang dapat digolongkan sebagai tonggak bersejarah. Namun ketika mantan Presiden RI Joko Widodo secara terbuka menyatakan dukungan totalnya kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI)—partai yang dipimpin oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep—tanpa harus mengenakan seragam partai atau masuk ke dalam struktur, publik menyaksikan sesuatu…
-
Eropa dan Senjakala Jawa: Perang Pengubah Sejarah Nusantara
Guncangan dari Eropa Di akhir abad ke-18, gelombang besar perubahan dari Eropa menghantam pulau Jawa. Perang Revolusi Prancis dan Perang Napoleon bukan hanya mengguncang benua biru, tetapi juga menjalar ke wilayah jajahan mereka di Asia, termasuk Hindia Belanda. Tradisi dan tatanan lama Jawa mulai goyah, digantikan oleh pengaruh kolonial yang…
-
Geger Pecinan di Balik Berdirinya Keraton Surakarta
Pada tahun 1740 bulan Oktober di Batavia terjadilah pemberontakan etnis Tionghoa terhadap rejim Kolonial Belanda (VOC). Pemberontakan yang kemudian disebut “Geger Pecinan” itu dipimpin oleh Panglima Souw Phan Ciang atau Khe Panjang, belakang hari lebih dikenal sebagai Kapitan Sepanjang. Kebijakan Gubernur Jenderal Batavia saat itu, Adriaan Valckenier, membuat banyak orang…
-
Perdagangan di Samudera Hindia Sebelum Kolonial Eropa Tiba
Ketika Vasco da Gama mengitari Tanjung Harapan dan mencapai Samudra Hindia pada tahun 1493, dia menemukan bahwa di situ ternyata sudah ada jaringan perdagangan internasional dinamis yang luas dan kekayaannya jauh melampaui imajinasi bangsa Eropa. Terdapat tiga kekuasaan Muslim kuat mengelilingi Samudra Hindia. Pertama adalah Kekaisaran Ottoman di barat menduduki…